Berita

PDI Perjuangan/Ist

Politik

Presidential Club cuma untuk Taklukkan PDIP

RABU, 08 MEI 2024 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Satu-satunya harapan terbesar ruang oposisi kini berada di tangan PDI Perjuangan.

Sebab Partai Nasdem dan PKB telah mendeklarasikan diri menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sementara PPP menyatakan siap bergabung dan PKS disebut bersedia jika diajak.

Sebagaimana diketahui saat ini tengah diupayakan untuk merangkul parpol banteng untuk masuk ke dalam koalisi.


Setelah gagalnya rencana pertemuan Prabowo Subianto-Megawati Soekarnputri, kini muncul rencana pembentukan presidential club yang akan melibatkan Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Semua itu adalah upaya untuk menaklukkan PDI Perjuangan," kata Pendiri Haidar Alwi Intitute (HAI) R Haidar Alwi dalam keterangannya, Selasa (7/5).

"Kalau akhirnya PDIP takluk, berhasil dirangkul, hampir dapat dipastikan pemerintahan Pak Prabowo tanpa oposisi," sambungnya.

Apabila hal itu terjadi, kata Haidar, tentunya menjadi alarm bahaya untuk demokrasi Tanah Air.

Bahkan lebih lanjut juga berbahaya untuk pemerintahan Prabowo sendiri. Hal ini dikarenakan tidak adanya kontrol terhadap kekuasaan.



Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya